Arti kata Jeplax - Njeplak

Arti Kata Jeplax. Kemarin ada yang tanya, “mbak May, kenapa kok FP ne sampean judul e Jeplax.com? Konotasinya kan negatif..

Hmmm… hampir semua kata di zaman now ini mengalami ditorsi makna. Seperti kata Kafir yang berasal dari kata Arab Kafara artinya adalah orang yang bersembunyi atau menutup diri. DI Indonesia, kata kafir memiliki konotasi yang buruk dan orang akan menjadi berang jika di katain kafir. Padahal orang arab sendiri tidak marah jika di sebut kafir, karena artinya bagi mereka biasa aja.

Begitu pula Jeplax, Jeplax berasal kata bahasa Jawa Njeplak yang artinya terbuka lebar. Dulu waktu kecil, ibu sering menegurku karena membiarkan pintu njeplak sehingga ayam masuk kedalam rumah. Namun seiring perjalanan waktu, ketika kata itu di adopsi kedalam bahasa Indonesia, maknanya mengalami ditorsi. Njeplax yang artinya terbuka menjadi memiliki makna kiasan yang negatif.

Jeplax di Zaman now masih memiliki arti kata membuka / terbuka, tapi artinya tidak lagi riil. Dulu njeplak sering di awali dengan kata benda, artinya njeplak berfungsi sebagai kata keterangan yaang menerangkan kata sebelumnya. Tapi sekarang kata jeplax atau njeplax bisa berdiri sendiri dan maksudnya langsung di mengerti.

Contoh: jeplax seenak perutnya sendiri…

Kalau zaman dulu pasti ada tanya, “apa nya yang njeplax?
Kalau zaman now, orang langsung paham, yang di maksud pasti mulut. Kalimat lengkapnya pasti, “mulut njeplak..”

Karena kata jeplax sudah mengalami ditorsi, maka kata Mulut Njeplax tidak lagi diartikan sebagai mulut terbuka selebar-lebarnya, tapi lebih mengarah pada keadaan “mulut yang ngomong semaunya“, tidak di pikir dulu, tidak di utak-utik dan meluncur begitu saja. Itu arti jeplax zaman sekarag.

Memang konotasinya negatif, tapi jika bisa mengembalikan arti positifnya sedikit-demi sedikit maka kata ini adalah yang pas di gunakan untuk menggambarkan isi FP ini. Jeplax.com akan menjadi wadah untuk menuangkan pemikiran pribadi orang banyak yang positif terhadap hal yang negatif. Apa yang tersembunyi akan kami buka selebar-lebarnya. Apa yang di tutupi akan kami singkap, sehingga pembaca tahu bahwa selalu ada second opini terhadap semua hal. Bahwa sudut pandang tidak bisa di atur, apalagi kalau di lihat dari sisi berbeda.

Matahari terbit dan matahari tenggelam, hampir sama. Yang membuatnya berbeda adalah waktu dan posisinya.
Gelas separuh kosong dan separuh penuh maksudnya sama, hanya di ucapkan dengan cara yang berbeda.

Sudah saatnya merubah cara pandang dan pola pikir. Mata uang selalu mempunyai dua sisi, untuk memahami dan mengetahui salah satu sisinya, harus di lihat dari sisi yang berbeda… Salam persatuan.