Janji Suci Vidya episode 1 by @vidyaantv.
Janji Suci Vidya episode 1 by @vidyaantv. DI Ghaat sungai Gangaa, para pendeta sedang melakukan ritual sambil mengumandangkan gayatri Mantra. Terlihat seorang wanita cantik muncul dari dalam sungai gangaa, dia adalah Vidya.

Di sebuah rumah, seorang wanita paruh baya berteriak memanggil Vidya. Dia adalah bibi Vidya. lalu Bibi Vidya memanggil seorang wanita. Wanita itu datang sambil membawa segela sair, “aku di sini…” Dia adalah ibu Vidya. Si bibi bertanya, “anakmu mana?” Ibu Vidya memberi tahu si bibi kalau Vidya sedang pergi melakukan puja pagi di sungai gangaa. SIbibi marah-marah dan bicara buruk tentang Vidya.

Vidr=y aterlihat berlari menurui tangga Ghaat. temannay menyapanya, “vidya..Vidya..” Vidya menghentikan langkahnysa. Teman Vidya mendekatinya, “kau mau kemana?” Viday menjawab, “ada seseorang..” Si teman bertanya, “siapa?” Vidya mengambarkan seseorang dengan begitu sempurna sampai temannya melongo dan bertanya, “itu manusia atau dewa?” Vidya tertawa dna melangkah pergi. SI teman mengejarnya.

 
Vidya menjelaskan kalau yang di gambarkan tentu saja sosok manusia. Teman Vidya bertanya lagi, “siapa dia? apakah tuan Shankar? Apakah Tahkur dan Thakurayin??” Vidta mengeryitkan kening, “siapa mereka?” Teman Vidya memberitahu kalau Tahkur dan temannya datang kek Bnaras untuk mencari jodoh untuk anaknya. Teman Vidya yakin kalau Vidya akan menjadi gadis yang akan di pilih tuan Thakur untuk anaknya. Vidya mengingat kondisi nya dan terlihat pesimis. Vidya dan temannay terlihat sedih. Vidya menjawab, “aku harus memiliki harapan yang tinggi sepetrimu..” Teman Vidya ikut perihatin. lalu Vidya pamit pulang.

DI rumah, Paman Vidya sedang minum. Bibi Vidya bertanay kemana Vidya peri, kenapa belum pulang? Ibu Vidya menjelaskan kalau Vidya sedang kekuil untuk sembahyang. paman Vidya memberitahu mereka tentang tuan Thakur yangd atang ke desa mereka untuk mencarikan jodoh anaknya. Bibi Vidya yakin kalau Tuan Thakura kan memilik anak mereka dan Vidya, ibu Vidya terlihat sedih. Vidya yang muncul di pintu juga telrihat sedih. Vidya masuk sambil membawa piring arti. Vidya hendak memberi paamannya parsad tapi si bibi melarang. Lalu seorang gadis yang memakai piyama dengan rambut di roll muncul. Bibi menyambut gadi situ dnegan gembira dan menghampirinya untuk memeluk, “Hsalu anakku…” Shalu menepis tangan ibunya dan dudu di samping ayahnya. Shalu ingin minum dan meminta Vidya mengambilkan teh. Vidya menyodorkan gelas teh pada Shalu. Shalu meraihnya, taapi tiba-tiba dia menepis gelas itu dan meletakannya di meja salbil mengadu kepanasan. Bibi Vidya memarahi Vidya. Vidya minta maaf. Ibu Vidya menatap  Vidya dengan prihatin.

Vidya sednag membuat roti Chapatid i dapur. Ibu Vidya datang. Vidya tersneyum padanya. Ibu Vidya berkat akalau dirinya tidak akan membantu dan hanay akan melihat saja. Ibu Vidya mengeluh, “betapa berbedanya hidup kita dulu dnegan sekarang…” Vidya mendengar keluhan ibunya dan menghiburnya dnegan mengatakan kalau paman dan bibiny asudah begitu baik mau menampung mereka. Ibu Vidya heran, “bagaimana kau bis abegitu baik?” Vidya berkata kalau mereka mengizinkan dirinya dan ibu nya tinggal di rumah ini, “kita bis amengurus rumahdan rumah tuang thakur juga..” Ibu Vidya hanya bisa geleng-geleng kepala. Ibu Vidya mengatakan kalau itu tidak betul. Ini adalah rumah mereka hak mereka, tapi paman dan bibinya telah merebut semuanya. Smeua ini adalah hak Vidya. BVidya memeluk ibunya dan menghiburnya. Ibu Vidya menangis sedih.