OTWOL 142. Sedang asyiknya mereka bermesraan, bel pintu berbunyi. Clark dan leah menghentikan aktivitasnya. Clark membuka pintu. SImon berdiri kedinginan di luar. Dia langsung menayakan leah. Clark membuka pintu lebar-lebar, sehingga Simon bisa melihat leah. Simon merasa lega. lalu Calrk menyuruh Simon masuk dan menghidangkan sup panas dan minuman untuk mengusir hawa dingin yang di derita simon.

Simon menbgucapkan terima kasih pada Calrk atas pelayanannya dan karena menerimanya ddalam rumahnya. Simon bertanya tentang pekerjaan leah? Clark mednengarkan saja. Leah menjawab seadanya.  Simon memberitahukalau dia telah memanggil tukang derek dan besok, dia akan pulang dan leah ikut bersamanya. Leah bertatapan dengan Clark.

Malamnya CLark tidak bisa tidur. Dia menuang minuman dan meminumnya. leah muncul dan meminat maaf ata sapa yang barusaja terjadi, “kalau Simon tidak datang…” Clark menjawab, “akutidak akan melakukan apapun tanpa izin darimu.” lalu SImon muncul. Dia bilang tak bisa tidur. Simon minta sesuatu yang bisa membutanay tidur. Clark menawarinay minuman, “ini basi, bukan sampanye. Ini lebih kuat dan lebih keras…” Simon tida keberatan. lalu keduanya minum setelah lebih dulu tos.

 
Setelah botol minuman kosong, Clark mengajak leah bermain botol berputar. Siapa yang di tunjuk oleh leher botol harus menjawab pertanyaan yang di ajukan yang lainnya. Simon di tunjuk oleh ujung botol. Clark bertanya, “apaakah kau mencintia Leah?” Leah protes. Simon menenangkannya, “tak apa Leah, aku akan menjawabnya. Ya. Dengan sepenuh hatiku.” lalu Clark bertanya lagi, “apakah dia membalas cintamu?” Simon tak mau menjawab, “itu dua pertanyaan. Satu putaran satu pertanyaan…” Clark menyerah. Lalu giliran SImon memutar botol. Menunjuk ke Clark. Leah ingin bertanya, tapi Simon mendahului, “apa kau pikir kau bisa membahagiakan Leah …” Leah protes pada SImon. Clark berkata kalau dia akan menjawabnya. Leah menunggu jawaban Clark, “aku tidak tahu. yang aku tahu, Leah akan bahagia kalau dia bisa bersama orang yang di cintainya…” Simon mengangguk-angguk.

Lalu Clark memutar botol lagi dan menunjuk ke Leah. Simon berkata, “Leah giliranmu..” Leah meminta mereka menelan sendiri pertanyaanya, “aku tak ingin ada pertanyaan kontroversial. Simon berkata, “ini pertanyaa mudah. Kalau kau harus memilih sekarang, mana yang akan kau pilih…” Clark dan Leah terlihat tegang. Simon dengan santai melanjutkan pertanyaannya, “….sampanye atau basi?” Leah tertegun. Clark menunggu jawaban Leah dengan tegang. begitu pula Leah. mereka secara tak langsung bersepakat kalau sampanye adalah simon dan basi adalah clark.

Leah menatap Simon dan Clark bergantian. Lalu dia berdiri dan berkata, “cukup! ..ayo kita pergi tidur!” SImon memaksa, “ini pertanyan mudah. kau hanya perlu memilih..” Clark juga meminta leah memilih, “ya. Leah. Siapa? Maksudku, apa yang kau pilih?” Leah menatap Clark dan Simon bergantian lalu leah menjawab, ” apa yang aku pilih? Tak ada! Aku tak suka sampanye dan aku tak suka basi.  Keduanya beracun dan membuat mabuk, dan keduanya juga membuatku sakit kepala..” Setelah berkata begitu, leah bergegas pergi. Clark dan Simon saling pandang dengan kecewa.