Menara Jakarta atau Jakarta Tower adalah sebuah megaproyek yang jika selesai di bangun diharapkan akan menjadi gedung tertinggi di bumi belahan selatan dengan ketinggian di 558 meter atau sekitar 1.831 kaki. Menara Jakarta berlokasi di daerah kemayoran, Jakarta pusat. Pembangunan gedung ini sudah di mulai sejak tahun 1997, tetapi karena adanya kerisis ekonomi yang melanda Asia, hingga kini proyek tersebut masih terbengkalai. Konon ada yang bilang bahwa proyek ini akan di resmikan pada akhir 2013. Namun sampai sekarang, pembangunan menara Jakarta masih berupa proyek setengah jadi.

menara jakarta Menara jakarta di prakarsai oleh tiga pengusaha besar Indonesia yaitu Sudwikatmono, Prajogo Pangestu, dan Henry Pribadi dan di setujui oleh Presiden ke 2 RI, Soeharto. bahkan pak Harto mengusulkan agar Menara jakarta di gant menjadi Menara trilogi. Awalnya Menara Jakarta akan di bangun di daerah Kuningan, tetapi Gubernur jakarta saat itu Soerjadi Soerdirja keberatan, dan mengusulkan agar di menara jakarta di bangun di daerah Kemayoran yang saat itu masih dalam taraf pengembangan. Untuk menentukan design menara, di adakan kontest, dan pemenang sebenarnya adalah desin dari Murphi/Jahn from the United States, namun karena design tersebut terlalu mahal untuk di bangun, akhirnya yang terpilih adalah design dari East China Architecture Design & Research Institute (ECADI), yang juga merupakan arsitek yang mendesign Shanghai Oriental Pearl Tower di China.

Di kabarkan bahwa spesifikasi dan design Menara Jakarta sangat spektakuler. Bangunan ini di gembor-gemborkan akan memiliki 17 lantai podium di menara dan lift canggih hingga ke puncak menara, dilengkapi dengan fasilitas mal, tempat hiburan, tempat bisnis dan akan menjadi icon Jakarta menggantikan tugu monas. Berikut ini beberapa fasilitas yang rencananya akan di miliki oleh Menara Jakarta, diantaranya adalah:

  • Tempat parkir seluas 144.000 meter persegi
  • Gedung podium setinggi 17 lantai.
  • Lift yang mencapai puncak menara
  • Restoran berputar
  • Mal besar
  • Kafe & Taman hiburan
  • Museum sejarah Indonesia
  • Hotel
  • Ruang serba guna/konferensi yang bisa menampung sepuluh ribu pengunjung
  • Ruang-ruang perkantoran seluas 8.000 meter persegi
  • Pusat pameran, pendidikan dan pelatihan
  • Pusat multimedia disertai pemancar siaran radio dan televisi
  • Pusat perdagangan dan bisnis
  • Pusat olah raga, dan masih banyak lagi.

Untuk itu dana yang di perlu di keluarkan mencapai 3 Triliun Rupiah.  Dengan danan sebesar itu, pembangunan menara Jakarta telah berhasil menuai kontroversi dari berbagai sudut pandang dan berbagai sindiran dari berbagai pihak. Dari tokoh masyarakat, ABRI hingga anggota DPR. Sebagian besar mereka menyuasarkan ketidak setujuannya, karena proyek ini menelan banyak biaya tetapi tidak memberi manfaat yang jelas bagi rakyat. Banyak yang mengatakan bahwa proyek ini adalah proyek mercusuar, yang tujuannya adalah untuk pamer ke dunia luar.

Menara Jakarta mempuyai banyak nama dan sebutan, diantaranya adalah:

  • Menara kesenjangan, karena menurut beberapa orang menara jakarta dalah lambang kesenjangan sosial dan ekonomi Indonesia. Jurang pemisah antara Indonesia wilayah barat yang sarat dengan pembangunan dan kawasan timur yang masih tertinggal.
  • Menara Ketidakpedulian,
  • Menara Mercusuar,
  • Menara Doa Jakarta, karena menurut beberapa orang Menara Jakarta merupakan lambang eksistensi para pengikut Gereja Bethany Indonesia yang akan di rubah menjadi pusat agama Kristen.

Namun faktanya, hingga artikel ini di tulis, Menara Jakarta masih belum di resmikan. Dan kabar beritanya pun masih simpang siur tidak jelas. Entah apakah akan terlaksana atau terbengkalai begitu saja, juga tidak ada informasinya. Tunggu saja dengan sabar ya…. 🙂